Rabu, 09 November 2011

Elegi Seorang Hamba Menggapai Harmoni

Kebahagiaan sebagai harmoni diri dapat dicapai dengan tiga cara, yakni dengan mengatur semua hasrat dan keinginan di dalam diri, kontemplasi terhadap alam semesta untuk memahaminya, dan dengan memperbanyak situasi kenikmatan-kenikmatan kecil di dalam aktivitas sehari-hari. Idealnya ketiga cara itu adalah satu dan sama, sehingga harus dilakukan secara bersamaan. Dengan hidup menggunakan ketiga cara ini, orang akan hidup secara bermakna, karena ia akan merasa hidupnya memiliki nilai, baik bagi dirinya sendiri, maupun bagi orang lain.

Elegi Wawancara Orang Tua Berambut Putih

Menurut saya, Elegi Wawancara Orang Tua Berambut Putih mengandung arti bahwa elegi- elegi yang Bapak tulis merupakan media pembelajaran sebagai sarana pendukung bagi mahasiswa dalam mempelajari Filsafat. Media yang berisi tulisan-tulisan atau karya bebas penulis yang didalamnya mengandung
nilai-nilai filsafat mengembangkan pemikiran filsafat. Dengan membaca elegi, kita mendapat kan ilmu yang tersembunyi di dalamnya.

Elegi Sang Bagawat Menggapai Kesempatan

Banyak dari kita yang tidak menyadari atau bahkan boleh dibilang tidak mau menyadari sebuah kesempatan yang ada di depan pelupuk mata kita.
Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan dengan sebaik baiknya karena kesempatan tidak datang dua kali karena waktu yang tak akan pernah mungkin untuk bisa dikemabalikan.

Selasa, 08 November 2011

Elegi Pemberontakan Para Beda

Sering kita mendengar bahwa suatu benda yang berbeda itu sulit uuntuk disatukan, bahkan mungkin tidak akan pernah bisa disatukan. Seperti halnya minyak dan air, dua hal ini sangat berbeda dari segi manapun dan dua hal inipun tak akan pernah bisa disatukan sampai kapanpun.

Dalam beberapa hal perumpamaan ini memang benar adanya, namun dilain pihak kedua perbedaan itu bisa disatukan. Karena merujuk pada kata orang bijak "sesuatu perbedaan yang ada diantara kita adalah hal yang sesungguhnya bisa menyatukan kita".

Elegi Jebakan Filsafat

Filfasat merupakan ilmu yang mencakup aturan-aturan atau norma dalam kehidupan sehari-hari. Dalam filsafat kita belajar banyak hal yang ada di dunia ini yang meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Di dalam Elegi Jebakan Filsafat ini dijelaskan bahwa "Jebakan Filsafat adalah lawan dari keadaan dimana seharusnya engkau berada. Yang telah disebut tadi itu hanyalah sebagian dari jebakan yang ada. Jebakan yang lain masih banyak misalnya: jebakan disiplin, jebakan kejujuran, jebakan kebaikkan, jebakan tanggung jawab, jebakan kepatuhan. Ketahuilah bahwa dari semua itu dapat aku katakan bahwa sebenar-benar jebakan adalah jebakan ruang dan waktu".Dari jebakan yang ada dan yang mungkin ada tersebut, kita membangun dunia salah satunya dunia dalam pikiran.

Elegi Menggapai Pikiran Jernih

Dari " Elegi Menggapai Pikiran Jernih ", menurut saya Hati dan Pikiran mempunyai keterkaitan. Hati kita sebagai pusat kecerdasan emosional dan spiritual kita, sedangkan pikiran sebagai pusat kecerdasan intelektual manusia. Hati yang bersih akan mendorong pikiran menjadi jernih dalam berpikir sehingga akan menghasilkan buah pikir yang bermanfaat bagi kesejahteraan manusia,kemakmuran di bumi, dan keberkahan dari Allah.

Salam dari Thailand

Wa’alaikum salam,
Selamat dan sukses untuk Bapak Dr. Marsigit, M.A. Semoga menjadi berkah. Kami tunggu cerita pengalaman bapak di perkuliahan..